overheated

melihat jsi yang merangkak tanpa sebab membuatku miris akan kah kejadian di tahun 1998 terulang lagi. indeks saham gabungan bej menembus level 2271.34 suatu rekor yang membanggakan namun terus terang mengkhawatirkan bagi saya. kenapa saya berfikir seperti itu.

coba kita tengok berapa tingkat bunga tabungan kita. sangat rendah tidak lebih dari 5%, bahkan untuk jumlah tertentu beberapa bank tidak memberikan imbalan bunga sama sekali. suatu kondisi yang memaksa banyak orang untuk mengalihkan jenis investasi dari tabungan dan deposito ke instrumen lain.

orang mulai menggerakkan roda properti. gedung-gedung baru: apartemen, hotel, mall, itc dll bermunculan di mana-mana. semua ini karena faktor perbankan bukan lagi investasi yang menguntungkan. kalau tidak mau dibilang buntung digerus faktor inflasi. namun apa yang terjadi di sektor ini mulai tanda-tanda kebangkrutan terjadi. pembeli disektor ini terbatas hanya beberapa gelintir orang saja. kalaupun suatu mall dipenuhi para tenant, konsumen yang datang berbelanja disitu yang mempunyai kemampuan yah bisa dilang dengan jari. akhirnya ngga berkemabang dan properti menuju kebangkrutan karena banyak yang kosong. kosong tenant dan kosong pengunjung. contoh nyata di jakarta adalah Jakarta City Center kalau di Bandung Mall Lingkar Selatan.

kebangkrutan sektor properti akan memicu kredit macet di sektor perbankan. kolaps mungkin kan terjadi jika bi tidak mempedulikan kondisi seperti ini. kolapsnya perbankan adalah tunas kehancuran ekonomi kita. kenaikan ihsg hanyalah bias saja. mungkin segelintir orang bingung mau invest kemana. ihsg menurutku sudah overheated. sudah ngga layak lagi untuk memburu keuntungan saat ini.

menurutku sih bi harus segera menaikkan suku bunga sedikit demi sedikit untuk mengatasi masalah ini. dengan kenaikan suku bunga kemajuan sektor properti sedikit dihambat. untuk mencegah kolapsnya ekonomi kita.

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di ekuin. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s