CERAI

TRI dan WULAN mendatangi pengadilan untuk mengurus perceraian.

“Saya ingin pisah dari barang rongsokan ini,” kata Wulan emosional.

“Saya tidak bisa hidup dengan monster ini,” balas TRI.

“Berapa anak kalian?” kata hakim.

“Tiga,” jawab TRI.

“Tunggulah setahun lagi,” kata sang hakim. “Tambahlah satu anak lagi,

supaya kalian masing-masing mendapat dua anak.”

“Tapi dengan potensi saya, bisa-bisa kami nanti malah mendapat anak
kembar,”kata TRI.

“Apa? kembar?” Wulan mencibir. “Kalau saya hanya mengandalkan dia,
belum tentu kami bisa punya tiga anak seperti sekarang.”

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di refresh. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s