sekuntum bunga merah

sekuntum bunga berwarna merah hadir di meja kerjaku. tidak harum namun menyegarkan menambah kerinduan ini pada pesona alam. mengingatkan kembali akan semua koleksi tanaman bungaku yang kini kurang terurus.

di bagian belakang rumahku yang banyak kutanami tanaman mulai dari bunga-bunga an sampai pohon besar memunculkan gejolak untuk menata kembali taman yang sudah lama aku telantarkan. pada musim kupu-kupu sangat menyenangkan bagi anak-anakku. berlari mengejar hendak menangkap kupu-kupu. namun hal sesudahnya menimbulkan masalah ternyata kupu-kupu yang menaruh telur di dahan dan daun yang menjadi ulat menjadi hal yang ditakuti keluarga.

memang ironis kupu-kupu yang berwarna bagus ketika bermetaforfosa menjadi ulat yang berbulu. aduh. makanya hampir semua tanaman berbungaku kemarin saya babat karena terlalu banyak ulatnya. terutama di bunga matahari satu dahan bisa mencapai puluhan ulat.

pohon solanusku pun tinggal batang-batang pohonnya saja, meskipun ketika berbunga sangat banyak dan indah di lihat namun karena berulat dan berduri terpaksa dijakdikan tempat tumbuh anggrek saja.

hanya mawar-mawar yang masih menyisakan bunga yang terus bermekaran tiada henti menjadi rona tamanku.

Iklan

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di apa aja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s