lempar dibalas lempar

Pada bulan haji, seorang politikus naik haji beserta anak buahnya yang dipimpin oleh Brigjen Nono yang sangat berpengalaman.
Politikus ini dikenal sangat hebat dalam bidang kebohongan.
Ketika politikus sedang melempar jumroh, si politikus dilempar kembali, hal ini terus terjadi sampai kelima kalinya.
Pada saat lemparan yang keenam kalinya sang Ajudan “Nono” datang melindungi.
Lemparan keenam itu ternyata adalah secarik kertas yang kemudian ditangkap oleh Nono, dan dibaca, “Sesama setan jangan saling melempar!”.

Iklan

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di refresh. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s