dering telpon dini hari

terbangun aku karena suara telepon. istriku bangun mengambil hpku. masih belum sadar apa yang ia lakukan tidak menanggapi suara di hp ku. jam 4 pagi. aku langsung gelisah dan cemas. berarti aku ngga bangun ketika alarm yang ku pasang jam tiga pagi.

kucoba telpon travel cipaganti, tapi ga ada jawaban. sekali lagi hp ku berdering, tertulis mas hakim. aku jawab. dia menanyakan apa aku berangkat. aku jawab berangkat. saya meminta bisa ngga untuk menunggu 5 menit. mas hakim menanyakan kepada penumpang lain atas kesediaannya. mereka membolehkan aku. meski aku tak tahu reaksi mereka. tapi kesempatan yang aku harus bilang ma kasih.

dengan segala kemampuanku yang setengah sadar dalam waktu yang hanya lima menit aku berkemas untuk pergi ke tempat pool travel yang kebetulan tidak terlalu jauh dari rumah. membuka pintu gerbang, nyalain mobil. ditemani kedua anakku dan istriku saya melaju ke pool travel. keluar komplek hp ku berdering lagi, mas hakim menanyakan aku ada di mana. kubilang ada di depan komplek. mereka menungguku.

aku datang dengan hanya cuci muka dengan pakaian seadanya. setelah saya bilang terima kasih dan minta maaf. kami berangkat ke jakarta hanya sekedar mencari nafkah untuk menghidupi anak istriku.

begitulah kejadian di hari senin dini hari tanggal 7 Mei 2007.

Tentang zaidanzidna

learn together
Pos ini dipublikasikan di diary. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s