Hidup yang berarti
seseorang hidup diukur dengan manfaat yang telah diberikan pada lingkungannya

filosofi

Agus yang cenderung pendiam sangat gugup menghadapi kencan pertamanya. Ia
lalu bertanya kepada sahabatnya,

“Aku takut kalau nanti komunikasinya tidak lancar. Bagaimana sih cara
menyiasatinya?”,

“Perempuan itu paling suka kalau diajak ngobrol soal keluarga, makanan dan
hal-hal yang berbau filsafat. Coba deh, pasti kencanmu menyenangkan”, saran
sahabatnya.

Agus pun dengan lebih percaya diri pergi berkencan. Sayangnya begitu saling
menanyakan apa kabar, keduanya langsung terdiam. Kebisuan terus berlanjut.

Teringat saran sahabatnya, Agus bertanya teman kencannya, “Kamu punya
kakak?”,

“Tidak”.

Terdiam lagi. Agus mencoba topik kedua, “Kamu suka masakan Padang nggak?”.

“Nggak”.

Agus serasa mati kutu. Lalu ia teringat topik ketiga. Mencoba sesuatu yang
filosofis, Agus bertanya, “Seandainya kamu punya kakak, kira-kira ia suka
masakan Padang nggak ya…..?”.

No Responses Yet to “filosofi”

Leave a Reply